Minggu, 06 Maret 2011

Tugas Etika Profesi 2

Nama : Eki Dwi Prasetyo

NPM : 30408303

Kelas : 3ID01

Email : eky_dwi_prasetyo@yahoo.com

Tugas 2 Etika Profesi

A. Jelaskan tentang tata tertib kehidupan di Kampus yang berlaku umum untuk semua civitas academica ! Apakah aturan tata tertib memang diperlukan di lingkungan kampus? Jelaskan alasannya!

Jawab:

Tata tertib kehidupan dikampus yang berlaku umum untuk semua aktivitas akademik harus diterapkan dengan baik dan tulus, agar semua aktifitas yang akan dijalani tidak mengalami masalah. Sebagai salah satu contohnya dilarang merokok, tata tertib ini bukan hanya kita temui dikampus saja tetapi sering kali kita temui ditempat umum lainnya, seperti mall, rumah sakit, kantor dan lain-lain. Menurut saya aturan tata tertib sangat perlu di terapkan dilingkungan kampus karena jika tidak ada tata tertib maka banyak mahasiswa yang tidak disiplin baik itu disiplin waktu, disiplin sikap. Dengan tidak adanya sikap disiplin maka banyak mahasiswa yang akan melanggar aturan tata tertib, dan ini lah sebagai salah satu pemacu banyak nya mahasiswa yang berutal dalam menyalurkan aspirasinya. Solusi yang baik adalah dengan memberikan sangsi kepada mahasiswa yang telah melanggar tata tertib, agar para mahasiswa dapat memiliki sikap disiplin dalam melakukan segala sesuatu yang berhubungan dengan kepentingan umum.

B. Jelaskan perilaku/sikap/ tindakan yang sebaiknya tidak dilakukan oleh mahasiswa di kampus! Berikan minimal 10 contoh nyata yang saudara amati dan solusi yang saudara tawarkan!

Jawab:

Dibawah ini adalah contoh hal-hal yag tidak seharusnya dilakukan dilingkungan kampus:

1. Merokok dikoridor kampus

2. Memarkir kendaraan sembarangan

3. Membuang sampah sembaranagn

4. Memakai sandal kekampus

5. Mengucapkan kata-kata kotor

6. Bertengkar sesama teman

7. Menjadi propokator

8. Tidak menghormati dosen.

9. Mencuri

10. Memakai narkoba

Solusi yang saya tawarkan kepada mahasiswa yang melanggra aturan kampus agar diberi sangsi yang mendidik sesuai dengan kesalannya.Agar para mahasiswa memiliki mental disiplin dalam bersikap, bertindak dan berprilaku.

C. Jelaskan perilaku/sikap/ tindakan yang seharusnya dilakukan oleh mahasiswa di kampus! Berikan minimal 10 contoh!

Jawab:

Sikap disiplin dan sopan harus ditanam pada diri masig-masing mahasiswa, agar para mahasiswa dapat menjalani semua kegiatan yang berhubungan dengan kampus. Dibawah ini adalah contoh hal-hal yag harus kita terapkan dilingkungan kampus.

1. Berprestasi dalam bidang akademik

2. Berpakaian sopan

3. Mudah bergaul dengan siapa saja

4. Berprestasi dalam bidang akademik

5. Aktif dalam organisasi kemahasiswaan

6. Menghormati dosen

7 Tidak merokok di area kampus

8. Menghormati orang yang lebih tua dikampus

9. Tidak terlambat datang kekampus

10. Tidak membuat onar dikampus


D. Isilah checklist berikut dengan jujur!, jawablah dengan Ya atau tidak

No

Pertanyaan

Ya

Tidak

1.

Saya selalu berpakaian yang pantas/ sesuai dan rapi setiap kali ke kampus


2.

Saya selalu mengenakan sepatu setiap kali pergi ke kampus


3.

Saya selalu datang tepat waktu ke ruangan kuliah


4.

Saya merasa bersalah bila datang terlambat di kelas


5.

Saya kadang-kadang ngobrol dengan teman pada saat dosen mengajar


6.

Saya selalu membuat catatan kuliah


7.

Saya menyapa dosen yang mengajar di kelas saya


8.

Saya mengenal semua dosen yang mengajar saya


9.

Saya membuang sampah selalu pada tempatnya


10.

Saya mengingatkan teman yang membuang sampah sembarangan


11.

Saya mengatur kembali bangku di kelas setelah kuliah selesai


12.

Saya tidak merokok di dalam gedung/ ruangan


13.

Saya di kampus pernah ditegur orang lain karena sikap/perilaku saya yang tidak patut


14.

Saya pernah menegur mahasiswa lain yang melakukan tindakan tidak pantas di kampus


15.

Saya tidak peduli dengan apa yang dilakukan oleh mahsiswa lain di kampus, sepenuhnya adalah tanggungjawab mereka


16.

Saya percaya pada kemampuan sendiri


17.

Saya pernah nyontek pada saat ujian


18.

Saya pernah melakukan plagiat terhadap karya orang lain


19.

Saya memberikan kontribusi untuk perbaikan suasana akademik di lingkungan kampus


20.

Saya lebih senang bekerja sendiri daripada kerja kelompok


Tugas 2 Etika Profesi : di Kampus
(Jawaban terakhir hari Minggu, 5 Maret 2011 pukul 17.00, dikirim lewat layanan Tugas portofolio dan cc ke email: sudaryanto.tugas@yahoo.com, dengan nama file: Tugas 2 Etika-Nama mahasiswa-kelas, format pdf ; contoh: Tugas 2 Etika-Budi-3ID01).

Minggu, 20 Februari 2011

Etika Profesi

1. Jelaskan alasan perlunya etika profesi dalam bidang keteknikan ! Apa yang akan terjadi bilamana profesi keteknikan tanpa etika?

Jawab

Etika dalam perkembangannya sangat mempengaruhi kehidupan manusia. Etika memberi manusia orientasi bagaimana ia menjalani hidupnya melalui rangkaian tindakan sehari-hari. Itu berarti etika membantu manusia untuk mengambil sikap dan bertindak secara tepat dalam menjalani hidup ini. Etika pada akhirnya membantu kita untuk mengambil keputusan tentang tindakan apa yang perlu kita lakukan dan yang pelru kita pahami bersama bahwa etika ini dapat diterapkan dalam segala aspek atau sisi kehidupan kita, dengan demikian etika ini dapat dibagi menjadi beberapa bagian sesuai dengan aspek atau sisi kehidupan manusianya. Pengertian Etika( Et i mo lo g i) , berasal dari bahasa Yunani adalah “Ethos”, yang berarti watak kesusilaan atau adat kebiasaan( c u s t o m) . Etika biasanya berkaitan erat dengan perkataan moral yang merupakan istilah dari bahasa Latin, yaitu “Mos” dan dalam bentuk jamaknya “Mores”, yang berarti juga adat kebiasaan atau cara hidup seseorang dengan melakukan perbuatan yang baik (kesusilaan), dan menghindari hal-hal tindakan yang buruk.Etika dan moral lebih kurang sama
pengertiannya, tetapi dalam kegiatan sehari-hari terdapat perbedaan, yaitu moral
atau moralitas untuk penilaian perbuatan yang dilakukan, sedangkan profesi adalah
sedangkan profesi adalah pekerjaan yang dilakukan yang berupa kegiatan pokok yang mengandalkan suatu keahlian dan ketrampilan tertentu, sebagai mata pencaharian untuk menghasilkan nafkah hidup.

Etika profesi adalah ilmu yang memplajari tentang watak kesusilaan atau adat kebiasaan yang berkaitan erat dengan perkataan moral dalam melakukan suatu pekerjaan yang dilakukan sebagai kegiatan pokok sehingga pekerjaan yang dilakukan dapat berjalam dengan baik. Etika profesi dalam bidang teknik sangat diperlukan karena tanpa menerapkan etika dalam suatu pekerjaan maka pekerjaan yang dilakukan tidak akan sempurna dan akan menimbulkan ketidakpercayaan oleh masyarakat dan orang lain.

Apabila dalam suatu bidang teknik tanpa etika profesi maka akan menimbulkan suatu masalah yang akan berdampak bagi masyarakat, seperti contohnya kasus PT.Lapindo Berantas di Sidoarjo yang memberikan tidak adanya etika atau tanggung jawab dari pihak perusahaan yang telah mengakibatkan hal yang fatal bagi masyarakat sekitar yang kkehilan harta benda karena tidak adanya penerapan etika profesi dalam perusahaan.

2. Beri contoh minimal tiga kasus pelanggaran etika profesi yang pernah terjadi di bidang profesi keteknikan ! Apa dampak yang ditimbulkan?

Jawab:

a. Contoh kasus pelanggaran etika pofesi dalam bidang keteknikan yaitu pada bengkel misalnya ada pelanggan yang mau melakukan service rutin pada mobilnya yang kerusakan hanya pada kampas rem depan yang telah tipis dan haru diganti teteapi montir bengkel melihat bahwa pelanggan tidak mengerti soal kendaraan maka dia bilang ke pelanggan aha tidak hanya kampas saja yag habis dia bilang bahwa dapur remnya juga sudah rusak an harus diganti. Ini salah satu pelanggaran etika yag dilakukan montir bengkel yang berdampak pelanggan harus mengeluarkan biaya yang besar lagi.

b. Cotoh yang kedua dibidang pertambangan yang ada didaerah rumah saya di pulau Bangka Belitung yang pelanggaran etika profesi dilanggar para penambang yang setelah selesai penambang timah tidak menutup lobang hasil galian sehingga dapat menyebabkan bencana banjir,sebaiknya para penambang harus menutup lobang bekas gaklian dan melakukan reboisasi pada lahan tersebut.

c. Contoh ke tiga dibidang industri perminyakan yang terjadi PT.Lapindo Berantas di Sidoarjo yang memberikan tidak adanya etika atau tanggung jawab dari pihak perusahaan yang telah mengakibatkan hal yang fatal bagi masyarakat sekitar yang kehilangan harta benda karena tidak adanya penerapan etika profesi dalam perusahaan.

3. Dalam sebuah laboratorium riset dengan 50 orang peneliti telah terjadi kebocoran yang menyebabkan terinfeksinya para pekerja oleh bakteri mematikan. Dalam waktu singkat telah jatuh 10 korban jiwa. Untuk menghambat penyebaran bakteri yang belum ditemukan obat penangkalnya, dilakukan isolasi terhadap fasilitas tersebut. Namun demikian, potensi ancaman kematian masih menghantui 100 ribu penduduk kota tersebut. Satu-satunya cara untuk menghentikan penyebaran penyakit tersebut adalah dengan membumihanguskan instalasi riset tersebut dengan bom, yang akan meluluhlantakkan fasilitas tersebut termasuk para peneliti di dalamnya. Jelaskan bagaimana cara menyelesaikan dilemma moral tersebut menurutfaham:
a.Kantianisme
b. Utilitarianisme

Jawab:

a. Kantianisme
Kantianisme adalah paham yang menyatakan keadaan tidak perduli terhadap keputusan yang diambil. Paham ini menjelaskan bahwa bila memang harus dilakukan sebuah tindakan, maka tindakan itu dilakukan tanpa memperhatikan kepentingan orang lain.
Dari pernyataan di atas tersirat pernyataan “tanpa memperhatikan orang lain”. Hal ini jelas bahwa tindakan yang dilakukan menguntungkan dirinya sendiri tanpa perduli terhadap kepentingan orang lain. Dari kasus diatas tindakan yang harus dilakukan adalah menghancurkan instalasi riset tersebut dengan bom, yang akan meluluhlantakkan fasilitas tersebut termasuk para peneliti di dalamnya.

b. Utilitarianisme memberikan penjelaskan bahwa setiap keputusan diambil untuk sebanyak-banyaknya kesenangan banyak orang. Faham ini memberikan beberapa pertimbangan pada sebuah keputusan yang harus diambil. Tentunya pilihan yang lebih bermanfaat akan diambil oleh sang professional. Dengan faham tersebut maka cara menyelesaiakan dilemma moral tersebut yaitu dengan membumi hanguskan instalasi riset tersebut tanpa melihat berapa kerugian yang didapat jika dibandingkan dengan kematian 100 ribu penduduk kota.

Refrensi :

http://www.scribd.com/doc/8365104/PENGERTIAN-ETIKA

http://wartawarga.gunadarma.ac.id

http://id.wikipedia.org/wiki/Lapindo_Brantas_Inc.
http://definisi-pengertian.blogspot.com/2010/11/pengertian-profesi.html

Rabu, 03 November 2010

30 SCREW CONVEYOR


Tugas Analisis dan Estimasi Biaya

SCREW CONVEYOR


Jelaskan kegunaan alat / mesin SCREW CONVEYOR:

Screw conveyor adalah suatu alat yang digunakan untuk mendorong bahan umpan sepanjang tabung atau pemindah bahan dari satu tempat ke tempat yang lain dengan arah horisontal atau vertikal membentuk sudut. Dorongan ini diakibatkan pengecilan jarak antar ulir sehingga menyebabkan volume antar ulir mengecil.

Jelaskan proses pembuatan :

Alat ini pada dasarnya terbuat dari pisau yang berpilin mengelilingi suatu sumbu sehingga bentuknya mirip sekrup. Pisau berpilin ini disebut flight. Macam-macam flight adalah Sectional flight, Helicoid flight, dan Special flight. Ketiga itu terbagi atas cast iron flight, ribbon flight, dan cut flight. Konveyor berflight section dibuat dari pisau-pisau pendek yang disatukan tiap pisau berpilin satu putaran penuh dengan cara disimpul tepat pada tiap ujung sebuah pisau dengan paku keling sehingga akhirnya akan membentuk sebuah pilinan yang panjang.

Sebuah helicoid flight, bentuknya seperti pita panjang yang berpilin mengelilingi suatu poros. Untuk membentuk suatu konveyor, flight- flight itu disatukan dengan cara dilas tepat pada poros yang bersesuaian dengan pilinan berikutnya. Flight khusus digunakan dimana suhu dan tingkat kerusakan tinggi adalah flight cast iron. Flight-flight ini disusun sehingga membentuk sebuah konveyor. Untuk bahan yang lengket, digunakan ribbon flight. Untuk mengaduk digunakan cut flight. Flight pengaduk ini dibuat dari flight biasa, yaitu dengan cara memotong-motong flight biasa lalu membelokkan potongannya ke berbagai arah.

Hitunglah biaya-biaya apa saja yang dikeluarkan dalam proses pembuatan ini :

1. Biaya penggunaan mesin

Biaya perawatan perbulan: 2 mesin x Rp 750.000 = Rp. 1.500.000 perbulan

2. Biaya perawatan pabrik

1 kwh = Rp. 1385,-

Kwh yang digunakan selama sebulan: 2000 kwh

Jadi, Biaya penggunaan listrik keseluruhan: Rp. 1385 x 2000 = Rp. 2770000 perbulan.

Biaya sanitasi: Rp. 2.000.000 perbulan.

Biaya total perawatan pabrik: Rp 2.770.000 + Rp. 2.000.000 = Rp. 4.770.000 perbulan

3. Biaya tenaga kerja

Terdapat 15 karyawan: Rp. 1.700.000 x 15 = Rp. 25.500.000,-

4. Biaya bahan baku

Harga Baja: Rp. 8.200.000 per ton dan Harga alloy: Rp. 3.000.000 per ton.

Biaya bahan baku untuk baja (1 ton): Rp. 8.200.000 per bulan.

Biaya bahan baku untuk alloy (1 ton): Rp. 3.000.000 per bulan.

Biaya total: Rp. 8.200.000 + Rp. 3.000.000 = Rp. 11.200.000 per bulan

5. Biaya total produksi: Rp. 1.500.000 + Rp. 4.770.000 + Rp. 25.500.000 + Rp. 11.200.000 = Rp. 42.970.000 per bulan.

Jadi menurut Anda berapa harga alat atau mesin ini, per pieces atau per satuan tertentu :

1. Alat yang dihasilkan sebanyak 20 unit perbulan

2. Biaya produksi 1 unit adalah Rp. 42.970.000 / 20 = Rp. 2.148.500 per unit

3. Keuntungan yang diinginkan per unit = Rp. 800.000,-

4. Jadi, harga satu unit adalah Rp. 2.148.500 + Rp. 800.000 = Rp. 2.948.500,-

Apakah Anda yakin kalau nanti diproduksi akan dapat memberikan keuntungan :

Jelas, hal ini dikarenakan alat ini banyak digunakan dalam dunia industri atau manufaktur. Selain itu, harga yang ditawarkan relatif murah dibandingkan dengan alat-alat yang lain.